Khazanah
Khazanah/block-7
Hukrim
Hukrim/block-1
BIMA, NTB.- Bhabinkamtibmas Desa Rato Polsek Bolo Polres Bima Kabupaten Polda NTB Aipda Dian Sulaiman mengecek progres tanaman jagung milik warga binaannya.
Kegiatan yang ang berlangsung pada Selasa 3 September 2026 sekira pukul 10.00. Wita bertempat di So WURE 1 Desa Rato Kecamatan Bolo Kabupaten Bima
Kegiatan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas tersebut merupakan wujud nyata dukungan Polri menyukseskan program ketahanan pangan nasional melalui budidaya jagung di tingkat pedesaan.
Hasil pengecekan menunjukan,Usia Tanaman Jagung 100 hari tumbuh subur dan normal,2 kali Pemupukan (Campur Poska dan Urea).Tinggi Tanaman 1.80 Cm,
Luas Lahan Tanaman Jagung kurang lebih 50 Are, dan saat ini sedang di panen.
Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.,M.H. melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan kegiatan ini merupakan komitmen Polri dalam rangka menyukseskan program ketahanan pangan nasional.
"Ini kami lakukan sebagai wujud dukungan Polri menyukseskan program program pemerintah di bidang pertanian". Ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman Pungkas Adib menutup rilisannya.
BIMA, NTB.- Personel Polsek Madapangga Polres Bima Kabupaten Polda NTB menggelar Kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Binluh) Tltentang bahaya barkoba, kenakalan remaja dan knalpot brong di SMPN 3 Madapangga.
Kegiatan yang berlangsung pada Hari Selasa, tanggal 03 November 2026, pukul 11.30 Wita s/d pukul 13.00 wita, bertempat di SMPN 3 Madapangga Desa Campa Kecamatan Madapangga dan diikuti oleh 100 orang pelajar
Pelaksana kegiatan itu yakni Kanit Binmas Polsek Madapangga yang didampingi oleh didampingi Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Campa dan juga dihadiri oleh dewan guru setempat.
3 Materi Pembinaan dan Penyuluhan.
Pertama Terkait bahaya narkoba Kanit binmas dihadapan para pelajar menyampaikan dampak buruk penyalahgunaan Narkoba jenis Sabu dan sejenisnya bagi kesehatan, masa depan pendidikan, serta sanksi hukumnya.
Kedua Tentang Perkelahian Antar Pelajar / Tawuran.Para pelajar dihimbau agar siswa tidak mudah terprovokasi, tidak membawa senjata tajam, serta mengutamakan musyawarah dan melapor kepada guru jika ada perselisihan.
Ketiga Tentang Larangan Knalpot Brong, petugas memberikan edukasi tentang aturan lalu lintas, larangan penggunaan knalpot brong yang mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan, serta ajakan tertib berlalu lintas.
Kegiatan tersebut sejalan dengan program Polisi Peduli Pendidikan yang digagas oleh Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto S.I.K.S.H.M.Si.
Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan Terjalinnya kemitraan yang baik antara Polri dengan pihak sekolah sehingga pelajar terhindar dari berbagai perbuatan yang melawan hukum.
"Ini bentuk dan wujud kepedulian Polri terhadap kemajuan dunia pendidikan" Ujarnya.
Kegiatan pembinaan dan penyuluhan berjalan dengan aman, tertib, lancar dan penuh antusias dari siswa-siswi.
BIMA, NTB.- Merespon kesulitan warga Desa Runggu Kecamatan Belo akan air bersih, Unit Rantis Satsamapta Polres Bima Kabupaten Polda bergerak cepat mengerahkan mobil tangki berkapasitas 5000 liter air bersih..
5000 liter air bersih itu dibawa ke Desa Runggu setelah Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., mendapatkan informasi terkait krisis air bersih di Desa Runggu.
Kehadiran anggota Rantis ini disambut antusias dan 5000 liter air bersih itu dalam sekejap saja habis diserbu warga yang sangat membutuhkan Air Bersih.
"Kami akan hadir dan merespon cepat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih" Kata Kapolres Bima sebagaimana diulas Kasi Humas AKP Adib Widayaka.
Lanjutnya, bagi masyarakat yang membutuhkan air bersih silahkan menghubungi layanan Call Center Polri 110 dan juga bisa melalui Bhabinkamtibmas di Desa masing-masing.
Sementara itu warga desa Runggu menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Pihak Kepolisian yang telah membantu mereka yang kesulitan mendapatkan air bersih.
"Terimakasih Pak Polisi"? Ujar warga.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman pungkas Adib menutup rilisnya.
BIMA, NTB.- Kapolsek Belo Polres Bima Kabupaten Polda NTB Iptu Ghufron Subeki S.H, menghadiri acara penutupan Turnamen Semi Futsal antar RT Se-Desa Lido, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima.
Kegiatan yang juga ikut dihadiri oleh Camat Belo itu berlangsung pada Selasa 3 September 2026 sekira pukul 17.00. Wita bertempat di lapangan sepak bola Desa setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan serta ucapan terimakasih kepada panitia, pemain serta masyarakat Desa Lido dalam menjaga Kamtibmas selama berlangsungnya pertandingan semi futsal antar RT Se-Desa Lido.
Dilanjutkan dengan sambutan dari Camat Belo sekaligus menutup Turnamen Semi Futsal antar RT Se-Desa Lido sebagai tanda diakhirinya Turnamen.
Kehadiran Kapolsek Belo dan Personelnya itu selain untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar juga merupakan wujud dari Program Quick Wins Kapolri " Polisi bersama masyarakat"dukungan Polri terhadap kegiatan positif dimasyarakat.
Hal itu dikemukakan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.,M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman.
BIMA, NTB.- Seorang pria lanjut usia berinisial H.M. Samsudin Hamzah (80), warga Desa Campa, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, meninggal dunia saat beraktivitas di lahan pertanian miliknya di So Soka, Dusun Rasabou, Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 05.00 Wita.
Korban yang sehari-hari bekerja sebagai petani tersebut diketahui pergi ke kebun jagung bersama istrinya pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 17.00 Wita untuk mengairi tanaman. Keduanya kemudian berada di lokasi hingga malam hari karena harus menjaga aliran air ke lahan pertanian.
Menjelang pagi, sekitar pukul 04.30 Wita, korban melaksanakan salat Subuh di lokasi kebun. Namun, sekitar pukul 05.00 Wita, setelah mandi dan mendatangi istrinya yang berada di tengah lahan, korban tiba-tiba terjatuh. Saat diperiksa, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Istri korban kemudian meminta bantuan warga sekitar. Setelah kejadian tersebut diketahui, warga bersama keluarga mengevakuasi jenazah ke rumah duka sekitar pukul 06.00 Wita.
Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Madapangga Ipda Ahmad Zulfikar SH. menyampaikan bahwa personel Polsek Madapangga segera mendatangi lokasi setelah menerima informasi kejadian tersebut.
“Personel telah melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara, berkoordinasi dengan pihak terkait, serta meminta keterangan dari saksi dan keluarga korban. Kami turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Kapolres Bima sebagaimana diteruskan Ipda Zulfikar
Dalam penanganan tersebut, personel Polsek Madapangga bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Madapangga turut melakukan pengecekan serta berkoordinasi dengan pihak keluarga.
Dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan pernapasan atau sesak napas. Meski demikian, penyebab pasti kematian tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan riwayat kesehatan tersebut.
Pihak keluarga telah menerima peristiwa itu sebagai musibah dan menyatakan menolak dilakukan autopsi. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman yang direncanakan berlangsung pada Selasa sore, sembari menunggu kedatangan anggota keluarga lainnya.
Polres Bima mengimbau masyarakat, khususnya warga yang telah lanjut usia dan memiliki riwayat gangguan kesehatan, agar tetap memperhatikan kondisi fisik ketika beraktivitas, terutama saat bekerja di lahan pertanian dalam waktu lama.
Hingga penanganan selesai, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif.
BIMA, NTB.- Satuan Reserse Narkoba Polres Bima mengamankan lima orang terduga dalam operasi pemberantasan narkotika di sejumlah lokasi wilayah Kecamatan Woha dan Belo, Kabupaten Bima, Minggu (1/11/2026) malam. Dari rangkaian penindakan tersebut, polisi menyita barang bukti sabu dengan berat bruto keseluruhan 0,90 gram.
Lima orang yang diamankan masing-masing berinisial AJ (26), seorang petani asal Tente; AW (50), petani asal Desa Renda, Kecamatan Belo; IP (21), seorang mahasiswi asal Desa Tambe, Kecamatan Bolo; MS (36), pedagang asal Desa Naru, Kecamatan Woha; serta SY (30), seorang petani asal Desa Samili, Kecamatan Woha.
Operasi yang melibatkan tujuh personel Satresnarkoba Polres Bima itu dipimpin langsung Kasat Resnarkoba IPTU Mochamad Fikri Dafa Alfarez, S.Tr.K. Penindakan dilakukan setelah polisi menerima informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas transaksi dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di kawasan Desa Nisa, Kecamatan Woha.
Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhyangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba Polres Bima IPTU Mochamad Fikri Dafa Alfarez, S.Tr.K., menjelaskan bahwa informasi tersebut ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan pengembangan oleh tim di lapangan.
“Informasi dari masyarakat menjadi salah satu pintu masuk dalam mengungkap dugaan peredaran narkotika. Setiap informasi yang diterima akan kami tindak lanjuti melalui penyelidikan dan langkah penegakan hukum sesuai prosedur. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan narkoba,” ujar IPTU Mochamad Fikri.
Dalam kronologi penindakan, petugas terlebih dahulu mengamankan seorang pria berinisial AJ di kawasan gang menuju tempat kos di Desa Nisa, sekitar pukul 22.30 Wita. Saat dilakukan penggeledahan dengan disaksikan saksi umum, petugas menemukan satu poket kecil kristal bening yang diduga sabu dengan berat bruto 0,18 gram serta sejumlah barang lainnya.
Dari pemeriksaan awal, AJ mengaku memperoleh sabu tersebut dari seorang pria berinisial AW dengan harga Rp250.000. Petugas kemudian melakukan pengembangan ke tempat kos yang berada tidak jauh dari lokasi penangkapan. Di tempat tersebut, polisi mengamankan AW bersama seorang perempuan berinisial IP.
Penggeledahan kamar kos yang disaksikan saksi umum menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika, antara lain 19 klip kosong, alat hisap, kaca silinder, sedotan, korek gas, serta uang tunai Rp822.000.
Dari hasil interogasi awal, AW mengaku memperoleh sabu yang dijual kepada AJ dari seorang pria berinisial MS. Berdasarkan keterangan tersebut, petugas melanjutkan pengembangan ke rumah MS di Desa Naru, Kecamatan Woha.
Di lokasi itu, petugas mengamankan MS dan menemukan sejumlah barang, antara lain alat hisap, kaca silinder, dua unit telepon genggam Oppo dan iPhone, dua botol bong, korek gas, sedotan, serta barang lainnya.
Dalam pemeriksaan awal, MS menyebut barang tersebut diperoleh dari seseorang berinisial JB yang disebut berasal dari Desa Sumbawa. Petugas juga menemukan percakapan WhatsApp dan sejumlah catatan transaksi keuangan pada telepon genggam milik MS. Kronologi laporan turut menyebut adanya pengakuan MS mengenai sebagian barang narkotika yang dititipkan kepada seseorang berinisial SY.
Tim kemudian melakukan pengembangan terhadap orang yang disebut berinisial SY. Dalam penggeledahan di lokasi berikutnya, petugas menyita sejumlah telepon genggam, satu unit iPad, sedotan, korek gas, klip kosong, KTP, serta uang tunai Rp23.100.000.
Setelah itu, petugas kembali melakukan penggeledahan di rumah AW di Desa Renda, Kecamatan Belo. Dari lokasi tersebut ditemukan tiga poket sabu dengan berat bruto 0,78 gram, dua unit telepon genggam, dompet, sedotan, klip kosong, korek gas, dan sejumlah barang lainnya.
"Dengan demikian, total barang bukti sabu yang tercatat dalam laporan berasal dari dua lokasi, yakni 0,18 gram dari penindakan pertama terhadap AJ dan 0,78 gram dari penggeledahan rumah AW. Jika dijumlahkan, berat bruto keseluruhan mencapai 0,90 gram." tandas Kasat Resnarkoba.
Seluruh terduga bersama barang bukti selanjutnya dibawa ke Mapolres Bima untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga melakukan pemeriksaan awal, tes urine terhadap para terduga, serta mempersiapkan barang bukti yang diduga sabu untuk pemeriksaan laboratorium forensik.
Terpisah, Kapolres Bima kembali menegaskan komitmennya untuk terus menindaklanjuti informasi masyarakat dan melakukan upaya pemberantasan narkotika di wilayah hukum Polres Bima.