Khazanah
Khazanah/block-7
Hukrim
Hukrim/block-1
BIMA, NTB.- Personel Polsek Madapangga Polres Bima Kabupaten Polda NTB bantu evakuasi sesosok mayat berinisial LMA (L/54) warga Desa Campa yang ditemukan di Lahan Pertanian So Talaka Dusun Rasabou Desa Campa Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima Minggu 25 Oktober pukul 18.30.Wita.
Pada hari Minggu tanggal 25 Oktober 2026 sekira pukul 08.30 Wita korban berangkat dari rumah menuju lahan miliknya di So Talaka untuk membersihkan lahan pertanian. Hingga sore hari sekira pukul 18.00 Wita korban belum juga kembali. Isteri korban yang merasa khawatir menyuruh menantunya untuk mencari korban di ladang.
Pukul 18.30. Wita menantunya yang berinisial AS sampai di ladang milik korban dan menemukan korban dalam keadaan tergeletak dan sudah meninggal dunia. Setelah itu AS berteriak memanggil warga Dusun Rasabou dan beberapa warga yang mendengar teriakkan itu langsung mendatangi TKP. Dan setelah mayat korban dibawa ke rumahnya.
Sebagai informasi, berdasarkan keterangan pihak keluarga bahwa korban mengidap penyakit sesak napas
Hal itu dikemukakan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., melalui Kapolsek Madapangga Ipda Ahmad Zulfikar S.H.
Atas musibah itu Kapolres mewakili seluruh personel Polres Bima Kabupaten menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian almarhum
"Kami atas Insitusi menyampaikan belasungkawa semoga amal ibadah Almarhum diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran". Kapolres mendoakan.
Tindakan Kepolisian, Mendatangi rumah duka, Koordinasi dengan pihak Keluarga korban dan Mengambil keterangan saksi-saksi dan keluarga korban.
Atas musibah itu keluarga almarhum menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan Autopsi, penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan.
Jenazah almarhum dikebumikan pada hari ini Senin 26 Oktober 2026 di TPU Desa setempat.
Pasca kejadian tersebut situasi Kamtibmas diwilayah hukum Polsek Madapangga dilaporkan dalam keadaan kondusif.,(01"Red Mad).
BIMA, NTB. - Menindaklanjuti Program Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. Wakapolres Bima Kompol Sopyan Hadi S.H., menjadi Irup Bendera di SMP Negeri 3 Kecamatan Woha Kabupaten Bima pada Senin 26 Oktober 2026 pagi tadi.
Dalam amanatnya Wakapolres menghimbau kepada seluruh pelajar agar tidak melakukan aksi tawuran, bullying, balapan liar, tidak terjerumus dalam pergaulan bebas, narkoba dan lainnya yang dapat menghancurkan masa depan.
"Tugas utama adik-adik semua adalah fokus belajar dan mentaati peraturan sekolah maupun lingkungan tempat tinggal". Pesannya.
Lanjutnya, kehadiran Polri di sekolah semata-mata untuk memberikan rasa aman sehingga mereka dapat belajar dengan nyaman.
Selain itu kata Wakapolres kegiatan ini merupakan wujud dukungan dan kecintaan Insitusi Polri dalam rangka mencerdaskan anak bangsa yang akan menjadi penerus cita-cita luhur bangsa dan negara.
Kehadiran orang nomor dua di jajaran Polres Bima Kabupaten ini mendapatkan respon dan apresiasi positif dari pihak sekolah dan pelajar di SMP Negeri 3 Woha.,(01"Red Mad).
BIMA, NTB.- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bima mengamankan lima orang terduga dalam penindakan kasus narkotika di tiga lokasi berbeda di Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, pada Minggu (25/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, petugas menyita kristal yang diduga sabu dengan berat bruto 11,84 gram serta satu butir pil yang diduga inex 1 butir dengan berat bruto 0,64 gram.
Penindakan dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Bima, IPTU Mochamad Fikri Dafa Alfarez, S.Tr.K., bersama sembilan personel Satresnarkoba. Kegiatan berlangsung sejak sore hingga malam hari dan berlanjut melalui pengembangan ke lokasi berikutnya.
Di dua lokasi di Desa Tente, Kecamatan Woha, petugas mengamankan sejumlah terduga. Pada penindakan di lokasi kedua, petugas menemukan barang yang diduga sabu dengan berat bruto 0,20 gram serta uang tunai Rp. 77.000.
Dalam pemeriksaan awal, salah satu terduga berinisial BH disebut mengakui bahwa barang tersebut miliknya dan diperoleh dari seseorang berinisial AR. Keterangan tersebut masih didalami penyidik untuk mengungkap asal-usul barang yang diduga narkotika tersebut.
Petugas kemudian melakukan pengembangan ke lokasi ketiga di Desa Rabakodo, Kecamatan Woha, sekitar pukul 21.30 Wita. Di lokasi ini, petugas mengamankan dua orang terduga berinisial AR dan FAW.
Dari lokasi tersebut, petugas menyita kristal yang diduga sabu dengan berat bruto 11,64 gram, satu butir pil yang diduga inex dengan berat bruto 0,64 gram, serta uang tunai Rp450.000. Sejumlah barang lain, termasuk telepon seluler dan perlengkapan yang diduga berkaitan dengan perkara, turut diamankan untuk kepentingan penyidikan.
Dalam pemeriksaan awal, AR diduga menerangkan bahwa barang tersebut diperoleh dari seseorang berinisial FQ di wilayah Penatoi, Kota Bima. Sementara itu, keterangan mengenai kepemilikan barang yang ditemukan di lokasi tersebut masih didalami penyidik.
Selain itu, seorang terduga berinisial MMI juga diamankan. Berdasarkan keterangan awal, MMI mengaku menggunakan sabu. Keterangan tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut untuk menentukan peran masing-masing terduga dalam perkara ini.
Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., melalui Kasat Resnarkoba IPTU Mochamad Fikri Dafa Alfarez, S.Tr.K., menegaskan bahwa penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menangani dugaan tindak pidana narkotika di wilayah Kabupaten Bima.
“Dalam penindakan ini, petugas mengamankan lima orang terduga dari tiga lokasi berbeda di Kecamatan Woha, serta menyita barang bukti berupa kristal yang diduga sabu dengan berat bruto 11,84 gram dan satu butir pil yang diduga inex. Seluruh barang bukti akan melalui pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan jenisnya, sementara penyidik terus mendalami peran masing-masing terduga,” ujarnya.
Terpisah, Kapolres Bima mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitarnya.
“Peran aktif masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian mengungkap dugaan tindak pidana narkotika. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari bahaya narkoba dan menyampaikan informasi melalui saluran kepolisian yang tersedia,” imbuhnya.
Seluruh terduga beserta barang bukti dibawa untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Pemeriksaan urine dan pengujian laboratorium forensik direncanakan untuk mendukung proses penyidikan serta memastikan hasil pemeriksaan terhadap barang bukti.
Satresnarkoba Polres Bima menegaskan bahwa penanganan perkara akan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dalam mencegah peredaran narkotika dengan menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian melalui saluran resmi.
BIMA, NTB.- Kepolisian Resor Bima Kabupaten Polda NTB menggelar apel gabungan dalam rangka Operasi Patuh Rinjani 2026 di Lapangan apel Mapolres Bima Kabupaten Senin 26 Oktober 2026 pagi.
Apel gabungan yang melibatkan unsur TNI, Polri dan unsur Forkompimda itu dipimpin langsung oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H.,
Operasi patuh Rinjani digelar secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda NTB yang berlangsung selama 14 hari terhitung sejak 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Operasi Kepolisian terpusat ini mengangkat tema "Polisi bersama masyarakat mewujudkan lalu lintas yang tertib aman dan berkeselamatan".
Dalam amanatnya Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., menyampaikan seiring dengan perkembangan zaman dan masyarakat yang semakin dinamis serta meningkatnya jumlah kendaraan berbagai permasalahan lalu lintas seperti, pelanggaran, kemacetan, hingga kecelakaan lalu lintas menjadi tantangan yang sering terjadi khususnya diwilayah hukum Polres Bima Kabupaten Polda NTB.
Dikatakannya, permasalahan di bidang lalu lintas tidak dapat diselesaikan hanya dengan kerja keras dari personel polri saja, namun perlu adanya kerjasama antara polri, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder terkait untuk itu diharapkan adanya koordinasi yang solid guna terciptanya kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif.
"Perlu adanya koordinasi dan kolaborasi seluruh elemen." Ujarnya.
Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, dalam pelaksanaan Operasi Patuh Rinjani Tahun 2025 terdapat 12.078, meningkat sebanyak 846 pelanggaran atau naik 8% dibandingkan Tahun 2024 yang sebanyak 11.232 pelanggaran, sementara itu Kecelakaan Lalu Lintas pada Operasi Patuh Rinjani 2025 tercatat sebanyak 24 kejadian, menurun 25%, Dibandingkan Tahun 2024 yang mecapai 32 kejadian dari jumlah tersebut, korban meninggal dunia tetap 11 orang atau 0% korban luka berat turun 6 orang atau 50% sedangkan korban luka ringan meningkat 1 orang atau 4% yaitu dari 27 orang menjadi 28 orang.
Angka ini menunjukan masih kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam berkendara
Untuk itu pihaknya akan terus melakukan berbagai upaya mulai dari Sosialisasi, himbauan hingga penindakan terhadap para pelanggar.
" Operasi Patuh Rinjani 2026 mengedepankan kegiatan yang bersifat edukatof, persuasif dan humanis yang di dukung dengan penegakan hukum lalu lintas melalui tindakan tilang, baik secara manual maupun elektronik (statis dan mobile)". Terangnya.
Diakhiri penyampaiannya Kapolres berpesan kepada seluruh personel yangterlibat agar melaksanakan tugas dengan profesional, humanis dan tanpa menimbulkan kontra-produktif di masyarakat. hindari sikap arogan, tetap jaga etika serta kedepankan senyum, salam, sapa sebagai wujud pelayanan prima kepada masyarakat.
Selain itu Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar melengkapi dokumen kendaraan, seperti STNK, SIM,dan menggunakan helm standar SNI.
"Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman pungkas Adib menutup rilisnya". Tutupnya.
BIMA, NTB.- Memastikan kelancaran arus lalu lintas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K., M.H, terjun langsung ke lapangan memimpin kegiatan pengaturan lalu lintas pagi di Jalan Lintas Muhammad Salahuddin Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima Senin (26/10/2026) sekira pukul 06.30 Wita.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi oleh Kasatlantas Iptu Putu Agus Mas Purnomo S.H. Tidak hanya fokus pada pengaturan arus lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan, Kapolres bersama jajaran juga memberikan himbauan kepada para pengguna jalan yang melintas.
Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi langsung dari program prioritas Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., yang menekankan pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
Di sela-sela kegiatan pengaturan arus lalulintas, Kapolres menyampaikan bahwa kehadiran anggota kepolisian di lapangan adalah komitmen mendasar untuk melayani masyarakat.
"Kehadiran para personel di lapangan ini menjadi bentuk aksi nyata dalam memberikan kenyamanan dan kepedulian bagi para pengguna jalan, khususnya para pelajar dan pekerja yang memulai aktivitas di pagi hari". Ujarnya
Lanjutnya, kegiatan tersebut tidak hanya di tingkat Polres, aksi pelayanan pagi ini juga dilaksanakan secara serentak oleh para Kapolsek Polsek jajaran Polres Bima Kabupaten di wilayah hukum masing-masing.
"Hal ini sejalan dengan komitmen dan tagline Polri, yaitu 'POLISI BERSAMA MASYARAKAT'," Kata Kapolres
Dengan adanya pengamanan, pengaturan lalu lintas, diharapkan kesadaran tertib berlalulintas di jalan raya semakin meningkat, serta tercipta situasi Kamtibseltibcar Lantas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten diwilayah hukum Polres Bima Kabupaten.
BIMA, NTB.- Kepolisian Sektor (Polsek) Bolo Polres Bima Kabupaten Polda NTB berhasil mengevakuasi terduga pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dari upaya amuk massa setelah tertangkap warga Desa Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima Minggu (25/10/26) sekira pukul 18.00. Wita.
Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., melalui Kapolsek Bolo Iptu M. Sofyan Hidayat S.sos., M.M.
Kronologi,
Dugaan kasus curanmor itu berawal korban berinisial MD (L/34) warga Desa Tambe bersama beberapa rekannya menuju tambak di desa pandai untuk buruh garam di tambak. Dan korban memarkir sepeda motornya di jalan tani di So nanga karii desa pandai kecamatan woha yang tidak jauh dari tempatnya beraktivitas.
Tidak lama kemudian korban menengok sepeda motornya namun sudah tidak ada di tempat parkir.Setelah itu upaya pencarian pun dilakukan oleh Korban bersama teman-teman nya.saat itu juga tiba-tiba terduga pelaku RD (L/28) warga Desa Bolo bersama satu orang temannya terlihat oleh korban sedang mengendarai SPM jenis Honda Revo Absolut miliknya.
Korban mendekati terduga pelaku dan mengatakan ini motor saya, para terduga pelaku panik sehingga satu diantaranya melarikan diri sedangkan RD berhasil di amankan oleh warga dan nyaris dihakimi massa.
Kapolsek Bolo yang mendapatkan informasi tersebut langsung bergerak cepat menuju TKP dan melakukan evakuasi korban dari amukan massa.
Saat ini terduga pelaku dan BB berupa 1 unit SPM diamankan di Mapolsek Bolo untuk diproses hukum lebih lanjut.
BIMA, NTB.- Bhabinkamtibmas Polsek Donggo Polres Bima Kabupaten Polda NTB melaksanakan kegiatan pengamanan ibadah mingguan umat kristiani di gereja Protestan Kemah Injil Bukit Sion Sangari Desa Mbawa Kecamatan Donggo Kabupaten Bima Minggu (25/10/26) pagi.
Pengamanan tersebut merupakan tergabung dalam Program Quick wins "MINGGU KASIH" dalam rangka 100 hari Kerja bapak Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si
Kehadiran Bripka Abdul Karim Memberikan rasa aman, tenang, dan khidmat bagi umat Kristiani saat menjalankan ibadah Minggu.
Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Gaisar S.I.K.M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran polisi di tengah masyarakat untuk membangun kepercayaan serta memperkuat komunikasi yang terbuka
Lanjutnya,dalam kesempatan itu juga Bhabinkamtimas menyampaikan himbauan dan pesan Kamtibmas agar para jemaat tetap menjaga kerukunan antar umat beragama dan saling hormat menghormati antra sesama
Kegiatan yang dikendalikan oleh Kapolseknya Iptu Kader itu berjalan dengan lancar dan aman.
Situasi Kamtibmas disekitaran gereja dan keseluruhan dilaporkan dalam keadaan kondusif.
BIMA, NTB.- Dipimpin oleh Kapolseknya Ipda Mujahidin personel Polsek Soromandi Polres Bima Kabupaten Polda melakukan razia knalpot brong di beberapa titik strategis di wilayah hukumnya. Minggu (25/10/26) sekira pukul 10.00. Wita.
Langkah tersebut sebagai upaya untuk memastikan kenyamanan dan keamanan masyarakat. Razia tersebut dilakukan guna menindak pengendara yang menggunakan knalpot brong atau knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditentukan yang kerap meresahkan masyarakat.
Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan bahwa knalpot brong atau knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis dapat menimbulkan gangguan suara yang mengganggu ketenangan masyarakat.
Selain itu Kata Kapolres, knalpot brong juga cenderung meningkatkan tingkat polusi suara yang dapat merugikan kesehatan lingkungan dan penduduk sekitar.
Dalam razia tersebut, Polsek Soromandi berhasil menyita 2 unit sepeda motor yang kedapatan menggunakan knalpot Brong..
Pemilik atau pengendara SPM diberikan sanksi tegas dengan mencopot knalpot Brong dan diganti dengan knalpot standar.
"Kami tidak melakukan penahan hanya saja pengendara sepeda motor diwajibkan mengganti knalpotnya dengan standar di tempat" ujarnya
Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Polsek Soromandi berkomitmen untuk selalu hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat diwilayah hukumnya.
BIMA, NTB.- Warga di minta untuk waspada akan cuaca ekstrim, gelombang tinggi, dan angin kencang di perairan. Selalu memonitor dan mengikuti petunjuk BMKG sebelum berlayar.
Himbauan itu disampaikan oleh Personel Satpolairud Polres Bima Kabupaten Polda NTB saat melakukan patroli perairan dan sambang warga pesisir pada Minggu (25/10/26).
Petugas patroli yang melibatkan dua orang personel itu juga mengajak pemilik bot dan masyarakat pesisir di Dermaga tradisional Punti Desa Bajo Kecamatan Soromandi bersama menjaga dan memelihara keamanan serta ketertiban.
Patroli perairan di perairan teluk Bima difokuskan kepada nahkoda kapal dan ABK bersandar di seputaran perairan teluk Bima.
Tujuannya untuk mencegah adanya penyelundupan barang terlarang dan penggunaan bahan peledak yang dapat merusak habitat laut.
Hal itu dikemukakan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka.
"Ini kami lakukan untuk memastikan Perairan teluk Bima tetap dalam keadaan aman". Tegasnya.
Patroli yang dikendalikan oleh Kasatnya Iptu Dedi Rizaldi itu berjalan dengan lancar dan aman.
BIMA, NTB.- Polsek Madapangga Polres Bima Kabupaten Polda NTB menggelar kegiatan patroli dan pengamanan tempat wisata pada Minggu (25/10/26) diwilayah hukumnya.
Patroli yang dilakukan dengan metode mobile itu bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman dan mencegah adanya potensi kriminalitas di lokasi wisata maupun wilayah hukum Polsek Madapangga.
Sasaran patroli seperti Kasus 3C, aksi premanisme, tawuran dan lainnya yang meresahkan masyarakat.
Dilokasi wisata petugas patroli mengingatkan kepada para pengunjung dan orang tua agar waspada dan tetap menjangkau anak anak.
Terpisah Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan patroli tersebut merupakan ketegasan Polres Bima Kabupaten dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
"Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat menikmati liburan dengan nyaman". Terangnya.
Patroli yang dikendalikan oleh Kapolseknya Ipda Ahmad Zulfikar S.H., itu berjalan dengan lancar dan aman pungkas Adib menutup rilisnya.