Media Tabaca
BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

header-ad

Slider

Featured

Slider Right

Featured

Khazanah

Khazanah/block-7

Hukrim

Hukrim/block-1

Peristiwa

Peristiwa/block-7

Politik

Politik/block-9

Pemerintahan

Pemerintahan/block-8

6

Hukrim/block-6

Kesehatan

Kesehatan/block-5

BLOCK 4

Hukrim/block-4

GRID 3

Hukrim/block-3

Pemerintahan

Pemerintahan/block-2

Pendidikan

Pendidikan/block-2
Hukrim

Latest Articles

Diduga Edarkan Sabu, Warga Monggo Diamankan Polsek Madapangga

 

BIMA, tabaca.online – Seorang pria berinisial H (34), warga Desa Monggo, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, diamankan personel Polsek Madapangga, Polres Bima, Polda NTB, pada Selasa dini hari (3/2/2026) sekitar pukul 02.30 WITA. Pria tersebut diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu.

Penangkapan itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Madapangga, Ipda Ahmad Zulfikar, S.H., setelah pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan transaksi narkoba di wilayah tersebut.

“Informasi awal kami terima sekitar pukul 02.30 WITA,” ungkap Ipda Ahmad Zulfikar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Madapangga segera mendatangi lokasi yang dimaksud untuk melakukan penyelidikan dan observasi guna memastikan kebenaran informasi yang diterima.

Setelah dilakukan pengintaian, petugas kemudian melakukan penggerebekan dan penggeledahan terhadap terduga pelaku beserta area di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Penggeledahan yang disaksikan oleh warga setempat tersebut membuahkan hasil berupa dua paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu, masing-masing satu paket kecil dan satu paket berukuran lebih besar.

Selain sabu, petugas juga mengamankan uang tunai yang diduga hasil penjualan narkotika, serta sejumlah barang bukti lain berupa alat hisap (bong) dan beberapa buah korek api.

Diketahui, saat hendak diamankan, terduga pelaku sempat berupaya menghilangkan barang bukti dengan membuangnya ke saluran air di depan Masjid Ar-Rahman. Namun, aksi tersebut telah lebih dulu diketahui oleh petugas yang melakukan pengintaian di lokasi.

Kapolres Bima, AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Madapangga membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Madapangga.

“Selanjutnya, terduga pelaku dan barang bukti akan kami serahkan ke Satresnarkoba Polres Bima untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tutup Ipda Ahmad Zulfikar.

Pohon Tumbang Tutup Jalur Bima–Tente, Polsek Woha Bergerak Cepat Lakukan Evakuasi



BIMA, tabaca.online – Arus lalu lintas di jalur utama Lintas Bima–Tente sempat mengalami kemacetan total setelah sebuah pohon besar tumbang dan menutupi seluruh badan jalan, Selasa (3/2) malam. Merespons kejadian tersebut, personel Polsek Woha di bawah pimpinan Kapolsek AKP Muhtar bergerak cepat melakukan upaya evakuasi di lokasi kejadian.

Insiden tumbangnya pohon yang diperkirakan berusia puluhan tahun dengan tinggi mencapai puluhan meter itu terjadi sekitar pukul 20.00 WITA. Beruntung, personel Polsek Woha yang sedang melaksanakan patroli rutin di wilayah tersebut tiba di lokasi tidak lama setelah kejadian, sehingga penanganan awal dapat segera dilakukan.

Kapolres Bima, AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bima, AKP Adib Widayaka, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa langkah cepat evakuasi dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas serta kemacetan berkepanjangan.

“Melihat kondisi pohon yang berdiameter besar dan menutup seluruh jalur, tim patroli terlebih dahulu melakukan tindakan darurat dengan membuka akses sementara bagi kendaraan kecil. Selanjutnya, Kapolsek Woha berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bima untuk pembersihan secara menyeluruh,” jelas AKP Adib.

Kapolsek Woha, AKP Muhtar, menambahkan bahwa proses evakuasi membutuhkan kerja ekstra mengingat ukuran pohon yang cukup besar dan berat. Personel kepolisian bersama petugas Damkar, serta dibantu masyarakat sekitar, bahu-membahu memotong dahan dan menggeser batang pohon menggunakan peralatan mesin.

Meski arus lalu lintas sempat tersendat selama proses evakuasi berlangsung, berkat kesigapan petugas gabungan, jalur vital yang menghubungkan wilayah Bima dan Tente tersebut akhirnya berhasil dibersihkan dan dapat kembali dilalui kendaraan.

“Saat ini arus lalu lintas sudah kembali lancar dan aman. Kami mengimbau para pengguna jalan agar tetap waspada, khususnya saat melintasi jalur yang banyak terdapat pohon besar, terlebih di tengah kondisi cuaca ekstrem,” tutup AKP Muhtar.


Hari Kedua Operasi Keselamatan Rinjani 2026, Satlantas Polres Bima Kedepankan Edukasi

 

BIMA, tabaca.online – Pelaksanaan Operasi Keselamatan Rinjani 2026 memasuki hari kedua, Selasa (3/2). Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bima semakin mengintensifkan kegiatan di lapangan, tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga dengan mengedepankan edukasi kepada masyarakat melalui pembagian brosur imbauan keselamatan berlalu lintas.

Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan Pertigaan Pos Lantas, tepat di depan Mapolres Bima. Di bawah komando Kasat Lantas Polres Bima, Iptu Putu Agus Mas Purnomo, S.H., personel Satlantas tampak ramah menyapa para pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat.

Pendekatan preemtif dan preventif menjadi fokus utama dalam kegiatan ini. Petugas mengedepankan dialog humanis guna menyampaikan pentingnya keselamatan berlalu lintas sebagai upaya melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Kapolres Bima, AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Polres Bima, menjelaskan bahwa sosialisasi yang dilakukan secara masif ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas.

“Kami ingin masyarakat tertib berlalu lintas bukan karena takut pada petugas, tetapi karena kesadaran bahwa keselamatan di jalan raya adalah kebutuhan bersama,” ujar Iptu Putu Agus di sela-sela kegiatan.

Brosur yang dibagikan kepada pengendara memuat sejumlah poin penting yang menjadi sasaran prioritas Operasi Keselamatan Rinjani 2026. Di antaranya larangan menggunakan telepon genggam saat berkendara, kewajiban menggunakan helm berstandar SNI dan sabuk pengaman, serta larangan melawan arus lalu lintas.

Selain itu, petugas juga menekankan larangan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong, serta imbauan untuk tidak berkendara di bawah pengaruh alkohol.

Aksi simpatik tersebut mendapat respons positif dari para pengguna jalan. Sejumlah pengendara tampak berhenti sejenak untuk membaca brosur dan berdialog langsung dengan petugas. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, dengan harapan terciptanya budaya berlalu lintas yang lebih disiplin dan berkeselamatan di wilayah Kabupaten Bima.





Unit Gakkum Polres Bima Tangani Kecelakaan Pejalan Kaki Tewas di Desa Tumpu


BIMA, tabaca.online.- Unit Gakkum Satlantas Polres Bima bersama PT Jasa Raharja menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kecelakaan lalu lintas maut yang terjadi di Jalan Lintas Bolo–Soromandi, Selasa (3/2). Olah TKP ini dilakukan setelah upaya mediasi damai di tingkat desa antara pihak pengendara dan keluarga korban tidak mencapai kesepakatan.

Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor tanpa pelat nomor yang dikendarai B (54), warga Desa Tumpu, dengan seorang pejalan kaki berinisial A (62). Insiden tragis ini terjadi pada Senin (26/1) lalu di wilayah Desa Tumpu dan mengakibatkan korban A meninggal dunia.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula saat sepeda motor yang dikendarai B melaju dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam dari arah timur menuju Pasar Sila. Saat melintas di kawasan pertanian, pengendara melihat korban A berdiri di bahu jalan sebelah selatan dengan jarak kurang lebih tujuh meter.

Secara tiba-tiba, korban menyeberang jalan. Pengendara sempat berupaya menghindari tabrakan dengan membanting setir ke arah kanan. Namun, karena jarak yang sudah terlalu dekat, stang kiri sepeda motor menghantam tubuh korban. Akibat benturan tersebut, korban terjatuh dan terseret sejauh kurang lebih satu meter.

Warga dan pengendara yang berada di lokasi kejadian segera mengevakuasi korban ke puskesmas terdekat. Setelah mendapatkan penanganan medis selama sekitar 30 menit dan hendak dirujuk ke RSUD Bima, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres Bima, AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Polres Bima, Iptu Putu Agus Mas Purnomo, S.H., membenarkan pelaksanaan olah TKP tersebut. Ia menjelaskan bahwa perkara kecelakaan ini kini resmi ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Bima setelah adanya laporan dari pihak keluarga korban.

“Sebelumnya memang sempat dilakukan upaya mediasi di tingkat desa untuk menyelesaikan perkara ini secara kekeluargaan. Namun karena tidak tercapai kata sepakat, anak korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke Polres Bima untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas Iptu Putu Agus.

Ia menambahkan, kehadiran PT Jasa Raharja dalam kegiatan olah TKP ini bertujuan untuk memastikan pemenuhan hak-hak santunan bagi keluarga korban sesuai ketentuan yang berlaku. Hingga saat ini, penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti tambahan guna melengkapi berkas perkara kecelakaan lalu lintas tersebut.

Cegah Gangguan Keamanan, Polsek Monta Gelar Patroli Rutin hingga Dini Hari

 

BIMA, tabaca.online – Demi menjaga ketenangan dan rasa aman warga pada malam hari, personel Polsek Monta, Polres Bima, kembali menggelar patroli rutin kewilayahan di sejumlah titik rawan, Selasa (3/2) malam. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif.

Patroli yang dimulai sejak pukul 21.00 WITA tersebut dilaksanakan secara taktis di bawah kendali Kapolsek Monta, AKP Sudarto, S.H. Dengan metode patroli mobile, personel menyisir jalur lintas utama serta kawasan permukiman di sejumlah desa yang telah dipetakan sebagai daerah rawan gangguan keamanan.

Adapun fokus utama patroli malam ini adalah mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan, mencegah aksi balap liar, serta mengantisipasi peredaran gelap narkoba, minuman keras, dan kepemilikan senjata tajam yang berpotensi meresahkan masyarakat.

Kapolres Bima, AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bima, AKP Adib Widayaka, menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan perlindungan kepada warga.

“Patroli rutin ini tidak hanya bertujuan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, tetapi juga sebagai sarana edukasi kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan,” ungkap AKP Adib dalam keterangan tertulisnya.

Hingga patroli berakhir pada dini hari, petugas di lapangan melaporkan tidak ditemukan adanya gangguan keamanan yang menonjol. Jalur lintas serta pusat aktivitas masyarakat di wilayah hukum Polsek Monta terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali.



Jaga Keamanan Hingga Dini Hari, Polsek Sanggar Sisir Jalur Lintas Kore-Boro


BIMA, tabaca.online.- Personel Polsek Sanggar Polres Bima terus memperketat pengawasan wilayah guna menjamin ketenangan masyarakat di malam hari. Di bawah kendali Kapolsek Iptu Eric As Ary, korps berseragam cokelat ini menggelar patroli dialogis lintas desa yang berlangsung hingga dini hari, Minggu (1/2).

Mengedepankan metode mobile dan pendekatan humanis, tim memulai rute patroli dari Jalan Lintas Kore-Sanggar, menyisir Desa Kore, Sandue, Taloko, hingga berakhir di Desa Boro. Fokus utama petugas adalah memantau titik-titik yang dianggap rawan guna mencegah potensi kejahatan jalanan.

Kapolres Bima, AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., MH., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka, menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman serta mengedukasi masyarakat agar proaktif menjaga lingkungan.

"Kami menyasar potensi kerawanan seperti aksi balap liar, begal, hingga tindak pencurian dengan pemberatan. Patroli ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat," ujar AKP Adib dalam keterangan resminya.

Selain melakukan pemantauan fisik, petugas di lapangan juga menyempatkan diri berdialog dengan warga yang masih beraktivitas di malam hari. Edukasi mengenai pentingnya menjaga ketertiban lingkungan menjadi bumbu utama dalam setiap interaksi yang dilakukan.

Hingga patroli berakhir pada Senin dini hari, situasi di sepanjang jalur lintas maupun pemukiman warga di wilayah hukum Polsek Sanggar dilaporkan tetap stabil, aman, dan terkendali. Kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) ini akan terus dilaksanakan secara konsisten demi menjamin kenyamanan seluruh lapisan masyarakat.

Kawal Hiburan Rakyat, Sat Samapta Polres Bima Amankan Laga Pacuan Kuda di Panda


BIMA, tabaca.online.- Ribuan pasang mata tumpah ruah menyaksikan perhelatan pacuan kuda tradisional di Desa Panda, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima. Guna memastikan ajang budaya ini berjalan aman, Satuan Samapta Polres Bima menerjunkan personel untuk melakukan pengamanan ketat di area arena, Minggu (1/2).

Kehadiran korps berseragam cokelat ini bertujuan menjamin situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap stabil, mengingat tingginya antusiasme warga yang memadati lokasi sejak pukul 10.30 WITA.

Kapolres Bima, AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., MH., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka, menyatakan bahwa kepolisian berkomitmen penuh menjaga agar event tahunan ini menjadi hiburan yang nyaman bagi masyarakat tanpa gangguan keamanan sedikit pun.

"Personel kami sebar di titik-titik strategis, mulai dari akses pintu masuk dan keluar untuk mengatur arus warga, hingga pengawasan ketat di sepanjang lintasan pacu guna menghindari insiden yang tidak diinginkan," jelas AKP Adib.

Lebih lanjut, Adib menegaskan bahwa pengamanan ini akan terus dilakukan secara konsisten hingga seluruh rangkaian kegiatan pacuan kuda berakhir. Patroli di sekitar arena juga ditingkatkan untuk mengantisipasi aksi premanisme maupun tindak pencurian kendaraan di area parkir.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ditemukan adanya laporan gangguan kriminalitas maupun tindakan yang meresahkan warga. Situasi di Arena Pacuan Kuda Desa Panda dilaporkan aman, tertib, dan terkendali.

Cuaca Ekstrem dan Ancaman Penyelundupan, Polairud Polres Bima Perketat Pengawasan Dermaga Punti


BIMA, tabaca.online.-Personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polres Bima melakukan aksi sigap menyisir Dermaga Tradisional Punti, Kabupaten Bima, Minggu (1/2). Langkah ini diambil sebagai respons ganda terhadap ancaman cuaca ekstrem sekaligus mempersempit ruang gerak penyelundupan barang terlarang di wilayah perairan Teluk Bima.

Dalam kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Polairud AKP Hari Purnomo tersebut, petugas melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kapal yang tengah berlabuh. Selain memberikan edukasi mengenai risiko melaut di tengah cuaca buruk, tim juga memeriksa secara saksama administrasi serta muatan kapal untuk memastikan tidak ada barang ilegal yang keluar-masuk.

Kapolres Bima, AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K, M.J., melalui Kasi Humas Polres Bima, AKP Adib Widayaka, menegaskan bahwa tindakan ini adalah langkah preventif demi menjaga stabilitas keamanan di laut.

"Kami tidak ingin kecolongan. Selain menjaga keselamatan nyawa warga dari ancaman ombak besar, kami juga memperketat pengawasan muatan kapal untuk mengantisipasi masuknya barang-barang ilegal melalui jalur laut yang kerap memanfaatkan pelabuhan tradisional," tegasnya, mengutip Adib.

Diteruskannya, pemeriksaan dokumen dan muatan merupakan bagian dari strategi antisipatif menyusul maraknya isu penyelundupan melalui 'jalur tikus'. Di sisi lain, sosialisasi cuaca ekstrem menjadi prioritas utama untuk menekan angka kecelakaan pelayaran saat kondisi angin dan gelombang sedang tidak menentu.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di perairan Teluk Bima dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali. Polairud Polres Bima berencana meningkatkan intensitas patroli serupa di berbagai titik pelabuhan tradisional lainnya guna memastikan perairan Bima tetap kondusif baik dari sisi keselamatan maupun keamanan.

Perketat Keamanan Wilayah, Unit Pamapta Polres Bima Sisir Titik Rawan Kejahatan Jalanan


BIMA, tabaca.online.- Menjaga integritas keamanan di wilayah hukumnya, Unit Pamapta Polres Bima menggelar patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berskala besar. Operasi yang berlangsung sejak Sabtu malam (31/01/26) hingga dini hari ini, diawali dengan apel kesiapan personel serta pengecekan ketat terhadap kondisi ruang tahanan Mapolres Bima.

Di bawah komando Kanit III Pamapta, Ipda M. Akbar Habibi, tim bergerak taktis menyasar berbagai potensi gangguan keamanan. Fokus utama operasi ini adalah mitigasi kejahatan jalanan, termasuk antisipasi kasus 3C (Curat, Curas, Curanmor), aksi begal, balapan liar, penyalahgunaan senjata tajam maupun senjata api rakitan, hingga peredaran gelap narkotika.

Rute patroli mencakup titik-titik krusial yang dikenal sebagai lintasan aktif pada malam hari, di antaranya tanjakan Dorobelo, kawasan wisata Pantai Kalaki, hingga pertigaan Patung Kuda di Desa Panda, Kecamatan Palibelo. Penyisiran dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan tidak ada celah bagi munculnya potensi tindak pidana di lokasi-lokasi rawan tersebut.

Kapolres Bima AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka, menegaskan bahwa intensitas patroli ini merupakan bentuk kehadiran Polri secara nyata dalam melindungi masyarakat.

"Kami menegaskan kembali bahwa tidak ada ruang sedikit pun bagi pelaku kejahatan dalam bentuk apa pun di wilayah hukum Polres Bima. Keamanan warga adalah prioritas tertinggi kami," tegas AKP Adib.

Selain tindakan preventif, personel di lapangan juga berperan aktif melakukan pengaturan arus lalu lintas serta memberikan imbauan Kamtibmas kepada warga yang masih beraktivitas di luar rumah. Langkah humanis ini diambil untuk memastikan masyarakat tetap waspada namun merasa terlindungi.

Hingga patroli berakhir pada dini hari, situasi di seluruh rute yang dilewati terpantau aman dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol. Keberhasilan operasi ini menunjukkan bahwa kesiapsiagaan personel dan pemetaan wilayah yang akurat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan, sekaligus memberikan pesan kuat bahwa Polres Bima akan terus berdiri tegak sebagai garda terdepan dalam menjaga kedamaian di Kabupaten Bima.

Persempit Ruang Gerak Kriminalitas, Polsek Woha Intensifkan Patroli KRYD di Titik Rawan


BIMA, tabaca.online.- Menanggapi dinamika keamanan wilayah, Polsek Woha jajaran Polres Bima kembali mengintensifkan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Langkah ini diambil sebagai tindakan preventif yang tegas dalam menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta memberikan rasa aman di tengah aktivitas warga, Sabtu malam (31/01/26).

Operasi KRYD kali ini dilaksanakan oleh Regu III SPKT Polsek Woha dengan menyisir sejumlah titik strategis secara mobile. Fokus penyisiran meliputi desa-desa, ruas jalan utama, jalur minim penerangan, serta lokasi-lokasi yang diidentifikasi memiliki kerawanan tinggi terhadap gangguan keamanan.

Di bawah kendali langsung Kapolsek Woha, AKP Muhtar, operasi yang dimulai pukul 20.00 WITA ini diprioritaskan untuk menekan angka kriminalitas konvensional, khususnya aksi 3C (Curat, Curas, dan Curanmor). Selain itu, petugas juga memberikan pengawasan ekstra terhadap potensi balapan liar dan aksi begal yang kerap meresahkan pengguna jalan saat malam hari.

Kapolres Bima AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka, menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan untuk mengganggu kenyamanan publik di wilayah hukum Polres Bima.

"Kami memastikan bahwa segala bentuk kriminalitas, mulai dari begal, balapan liar, hingga kasus 3C, akan ditindak tegas. Polres Bima dan seluruh jajaran berkomitmen penuh menutup ruang gerak para pelaku kejahatan jalanan," tegas AKP Adib.

Selain tindakan represif-preventif, tim di lapangan juga mengedepankan dialog dengan menyambangi titik keramaian warga untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya sistem keamanan mandiri di lingkungan masing-masing.

Hingga berakhirnya kegiatan, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Woha terpantau aman, terkendali, dan tidak ditemukan kejadian menonjol. Melalui konsistensi patroli KRYD ini, Polri berharap kehadiran negara di tengah malam dapat menjadi jaminan ketenangan bagi warga, sekaligus membuktikan bahwa setiap jengkal wilayah hukum Polres Bima tetap dalam pengawasan ketat demi terciptanya keamanan yang berkelanjutan.